Nama
: Dwi Hangga Ari Kumara Suputra
NIM
: 1705552036
Jurusan/Fakultas/Universitas:
Teknologi Informasi / Teknik / Universitas Udayana
Matakuliah
: Aplikasi Sosial Media
Dosen
: I Putu Agus Eka Pratama, S.T., M.T.
Sosial
media merupakan salah satu media online yang memiliki banyak para pengguna
mulai dari kalangan anak-anak hingga dewasa yang berada diseluruh dunia.
Setiap tahun, Sosial Media selalu berkembang, ini tidak lepas dari para
pengguna yang mana setiap tahunnya semakin bertambah. Dalam era modern ini,
perkembangan sosial media tidak hanya berfungsi sebagai alat interaksi didunia
maya, sharing dll. Tetapi kegunaan dan fungsi sosial media saat ini mulai
semakin kompleks seperti kegiatan sosial dengan dibentuknya suatu komunitas
didalam suatu sosial media.
Menurut
Paul B. Horton dan Chaster L. Hunt, komunitas adalah kumpulan manusia yang
memiliki kesadaran akan keanggotannya dan saling berinteraksi satu sama lainnya.
Secara umum Pengertian dari komunitas
itu sendiri adalah sekelompok orang yang mempunyai ketertarikan dan minat yang
sama, misalnya agama, pekerjaan, suku, ras, hobi maupun berdasarkan kelainan
seksual. Contohnya seperti, komunitas pecinta animasi, komunitas otomotif,
komunitas kaum civitas dll.
Seiring
perkembangan sosial media, banyak komunitas-komunitas yang muncul kepermukaan.
Ada yang awalnya dari komunitas kecil menjadi komunitas besar atau sebaliknya
dari komunitas besar menjadi komunitas kecil atau komunitas itu hilang. Itu
tidak lepas dari kekuatan yang harus dimiliki oleh komunitas baik didunia maya
maupun dunia nyata. Komunitas didalam sosial media tidak hanya sekedar berisi
orang yang memiliki minat atau bakat yang sama, berinteraksi satu sama lain, namun
komunitas bisa saja menjadi suatu peluang bisnis jika suatu minat atau hobi
diangkat ke permukaan oleh komunitas, seperti contohnya seseorang memiliki hobi
di bidang merakit komputer, lalu bertemu dengan orang yang memiliki hobi yang
sama, lalu terbentuklah suatu komunitas. Selain bertukar informasi atau berbagi
pengalaman seputar merakit komputer , mereka juga bisa melakukan bisnis dengan sesama
anggota didalam komunitas atau dengan orang luar seperti, jual beli spare part
komputer, menerima jasa merakit atau perbaikan komputer dan masih banyak
peluang bisnis yang dapat dihasilkan.
Dalam membangun suatu komunitas
di sosial media tidaklah mudah. Jila komunitas itu tidak kuat didalam mapun
diluar komunitas itu akan hilang . Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan
dalam membangun, yaitu ;
1. Manfaatkan tagar atau hashtag
(#) yang biasanya jika dicari akan menampilkan konten yang kita bagikan,
sebagai contoh Ceduk memiliki hobi dalam memasak, lalu ceduk berbagi kegiatan
memasaknya didalam suatu sosial media dan menguploadnya dengan mencantumkan #sukamemasak,
maka jika orang lain melakukan pencarian hashtag dengan kata kunci tersebut,
maka orang itu akan tau bahwa Ceduk memili hobi memasak, lalu jika orang yang
melakukan pencarian adalah orang yang memiliki hobi yang sama dengan hobi Ceduk,
maka kemungkinan terbangunnya suatu komunitas yaitu komunitas memask.
2. Aktif langsung di dalam suatu
komunitas, hargai mereka yang terlibat di dalamnya ( aktif dan pasif ).
3. Undang kontibutor / donatur /
sponsor ( biasanya berupa band / merek ).
4. Libatkan komunitas dalam kegiatan
langsung di lingkungan masyarakat atau publikasikan.
5. Memberi Inspirasi / semangat.
Demikian yang dapat saya sampaikan mengenai Sosial Media dan Komunitas, semoga artikel ini bermanfaat. Jika ada masukan berupa kritik dan saran bisa mencantumkannya dikolom komnetar. Terima Kasih J
Daftar Pustaka
Materi
Pertemuan Ketiga Tentang Sosial Media dan Komunitas oleh Dosen : I Putu Agus
Eka Pratama, ST., MT
Nikko,Sora.“Pengertian komunitas menurut para ahli”.
24 September 2017. http://www.pengertianku.net/2015/05/pengertian-komunitas-dan-menurut-para-ahli.html



0 komentar:
Posting Komentar